Mengenal Sosok Di Balik Ethereum Vitalik Dmitriyevich Buterin

Daftar Isi & Table Content

Mengenal Sosok Di Balik Ethereum vitalik Dmitriyevich Buterin, apabila kamu mengetahui Satoshi Nakamoto yang misterius sebagai penemu bitcoin, karenanya Kamu sebaiknya juga berkenalan lebih jauh dengan sang cofounder Ethereum.

Lelaki kelahiran Rusia yang tinggal di Kanada hal yang demikian ialah seorang programmer dan penulis. Menariknya, pada 2018 lalu ia diberitakan mempunyai Ether sebanyak 333.520.

Mengenal Sosok Di Balik Ethereum vitalik Dmitriyevich Buterin
Siapa Vitalik Buterin Pendiri Ethereum

Vitaly Dmitriyevich “Vitalik” Buterin lahir di Kolomna, Rusia pada 1994 silam. Vitalik bersama keluarga memilih Kanada sebagai daerah tinggal mereka. Buterin menginjak umur 18 tahun pada 2012. Waktu itu, ia dan Mihai Alisie berprofesi sebagai penulis di majalah uang kripto, Bitcoin Magazine.

Buterin mendapatkan penghargaan Thiel Fellowship pada 2014. Dari penghargaan hal yang demikian ia mendapatkan uang sejumlah 100.000 dolar AS. Uang hal yang demikian dihadiahkan terhadap buah hati muda yang berusia di bawah 23 tahun guna menunjang ketertarikannya di luar dunia sekolah.

Vitalik sendiri mengaku, bahwa mulai mengetahui coding di usianya yang ke-5 atau 6 tahun, dan mulai serius mendalaminya di umur 11 tahun. Dia punya sebuah komputer dengan OS Windows 95 yang diterapkannya untuk belajar pemrograman, dengan mengaplikasikan dan mempraktikkan hal-hal yang diketahuinya dari buku.

Mendirikan Etherium

Di tahun 2013, Buterin mendatangi sejumlah developers di bermacam-macam negara yang mempunyai antusiasme yang sama dengannya dalam hal perihal coding. Ketika dia kembali ke Toronto setahun kemudian, dia kemudian mempublikasikan white paper yang berisi proposal pendirian Ethereum.

Sedangkan pandangan baru permulaan berasal dari Buterin, tapi sesungguhnya Ethereum tidak didirikan oleh Vitalik Buterin seorang diri. Ada sederet nama lain yang ada di belakangnya.

Pada mulanya, Buterin dapat dibilang cuma berharap “mengkoreksi” cara Bitcoin. Menurutnya, Bitcoin dan teknologi blockchain patut dapat mendapatkan manfaat lebih banyak dari aplikasi lain, kecuali soal finansial. Buterin juga menceritakan, bahwa Bitcoin memerlukan bahasa yang lebih kuat untuk pengembangan aplikasi yang bisa mengarah pada pengikatan aset dunia kongkret, seperti saham dan properti, ke blockchain.

Tapi, masukannya ini kurang disetujui oleh pelaku cara Bitcoin lainnya. Sebab itu, dia bahkan langsung mengusulkan pengembangan platform baru dengan bahasa program yang lebih kuat, yakni bahasa pemrograman komplit Turing. Platform inilah yang kemudian menjadi cikal bakal Ethereum.

Pengembangan Ethereum

Pengembangan software Ethereum diawali secara sah di permulaan tahun 2014, via perusahaan Ethereum Switzerland GmbH (EthSuisse). Ketika itu juga didirikan yayasan nirlaba berbasis di Swiss, Ethereum Foundation (Stiftung Ethereum).
Cara pengembangan ini didanai secara crowdsale online yang melibatkan publik dari Juli sampai Agustus 2014. Orang-orang bisa membeli token Ethereum dengan mata uang komputerisasi lain. Yes, apa lagi jikalau bukan bitcoin.

Menjadi Miliarder di Umur Muda

Sebagai cofounder Ethereum, Buterin diberitakan menaruh sekitar 333.500 eter di public wallet miliknya. Sekiranya diperhitungkan dengan harga ethereum hari ini yang sebesar USD 3,422.8, karenanya itu berarti Buterin mempunyai kekayaan setidaknya USD 1,1 miliar dalam wujud Ethereum saja. Sekiranya dirupiahkan, berarti sekitar Rp15 triliun, dengan asumsi kurs dolar AS kepada rupiah Rp14.000-an.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
Categories

Free Tools To Use

Instant Article

Create Articles (as quick as lightning) In less than 1 minute 100% Unique and Fresh, Guaranteed to pass Plagiarism / Copyscape Safe for Adsense Blogs or any article content

Rewrite Article

With AGP Make 3,000 Words Pillar Articles + Only 5 Minutes. Rewrite Long Articles Immediately Fresh and Unique Pass Copyscape Safe for Adsense Blog