Ingin Hasilkan Uang Dari Bermain Game GameFi Solusinya

Daftar Isi & Table Content

Ingin Hasilkan Uang Dari Bermain Game GameFi Solusinya, Video game dimulai di tahun 1950-an. Di mana para engineering mulai mendesain game untuk pertama kalinya. Pada 1962, video game pertama Space war bisa dimainkan pertama kali melalui video display. Di tahun 1970, konsol video game pertama untuk retail di launch. Yaitu magnavox Odyssey. Kepopuleran video game dilanjutkan dengan Odyssey 2 dari Atari.

Ingin Hasilkan Uang Dari Bermain Game GameFi Solusinya

Siapa yang tidak suka main game? Semua orang pasti suka main game. Mulai dari yang Anak-anak hingga tua, semuanya suka main game. Industri game berkembang dengan sangat pesat. Saat ini ada dua miliar gamer di seluruh dunia. 26 persen penduduk dunia adalah gamer.

Artinya satu dari empat orang yang kita temui adalah gamer aktif. Di 2020 aja, industri game menghasilkan pendapatan lebih dari 155 Milyar Dollar. Dengan perkembangan teknologi sekarang, gaming tidak hanya untuk anak-anak aja.

Tapi game dimainkan oleh segala kalangan usia. Mulai anak-anak hingga profesional. Pada saat Android dan iOS diperkenalkan, game berbasis aplikasi adalah gamechanger untuk industri game. Sekarang semuanya bisa bermain game tanpa konsol. Dan yang berikutnya adalah game berbasis Blockchain. Bahkan ada yang bilang, GameFi akan menjadi the next Google atau Apple. Apakah game berbasis blockchain GameFi akan menjadi game Changer yang berikutnya.

Apa Itu Game Berbasis Blockchain

ggwp.id

Game berbasis Blockchain? Game berbasis blockchain beda dengan game pada umumnya. Game ini hanya bisa dimainkan kalau kita punya wallet web3 misalnya. Seperti metamask, phantom, wallet connect, atau wallet yang Emang didesain untuk game itu sendiri. Misalnya Ronin kalau di axie. Waktu artikel ini dibuat, sementara hanya bisa dimainkan melalui PC aja. Karena saat ini handphone masih belum support game bloackchain atau Web3. Tapi beberapa tahun mendatang, kita akan segera bisa main game blockchain di hp. Seperti kita main game sekarang. Bedanya dengan game biasa adalah di game berbasis blockchain, kita memiliki asetnya.

Dan tidak hanya memainkan dalam game-nya saja. Kita juga bisa pakai, bisa dijual, bisa dilelang, bahkan disewakan karena dalam bentuk NFT. Kebebasan ini yang bikin orang jadi beralih ke game berbasis Blockchain. Di game ini juga punya ekonominya sendiri. Punya mata uangnya sendiri, berupa token crypto. Bahkan ada pajaknya sendiri kalau kita punya aset tertentu di gamenya. Seperti properti virtual misalnya. Makanya saat ini game tidak hanya dibilang game. Tapi juga satu sektor baru, yaitu GameFi.

Apa Itu GameFi

www.mikirpedia.com

GameFi adalah salah satu sektor baru di industri game. Perkawinan antara Game dan Finance. Yang unik adalah ini adalah dua hal, dua sektor yang jauh beda banget sebelumnya. Bayangin teman-teman, game dan Finance itu bisa kawin lho. Di mana korelasinya antara industri game dan industri Finance bisa kawin jadi satu dan menghasilkan satu sektor baru.

GameFi adalah tempat di mana blockchain, DeFi, dan NFT bergabung jadi satu. Melalui NFT, player bisa benar-benar memiliki item gamenya. Player bisa memainkannya, menjual, menyewakan, meminjam, bahkan bertaruh dengan player lain. Tentu saja hal ini tidak bisa dilakukan oleh game-game tradisional yang udah besar seperti GTA dan Fortnite misalnya.

Pada Desember 2021, weekly active user GameFi mencapai 9,21 juta user. Di GameFi, ada dua pemain di sini. Yaitu para Gamer yang benar-benar murni mainin gamenya dan Para investor, mungkin mereka tidak ada waktu untuk main game tapi ingin investasi pada aset-aset virtual. Investor bisa menyewakan pada para pemain atau bisa menjualnya dan mendapatkan profit. Ada 5 GameFi terbesar yang ada di market sekarang. Beberapa di antaranya ada DeFi kingdom yang ada di Avalaunch, ada axie Infinity yang punya side chain-nya sendiri yaitu Ronin, ada arc8 rage racing, Crazy Defense Heroes, Illuvium, dan masih banyak lagi.

Kalau berdasarkan User yang paling banyak, yang paling banyak usernya adalah Splinterland. Dengan total user lebih dari 12 juta orang. Ini berdasarkan data di Dappradar ya. Axie infinity termasuk jadi game pertama yang paling hits di GameFi. Dan 2022 ini adalah tahunnya GameFi. Hampir 90% token-token yang dirilis di launchpad adalah token-token game. Tantangannya apa ya GameFi? Saya tidak bicara dari sisi player. Tapi dari sisi model bisnisnya. Karena kalau kita mau investasikan sesuatu, mau itu uang Bahkan waktu ataupun tenaga, kita harus paham dulu model bisnisnya.

Apa Tantangannya GameFi

4 Tantangan Dalam GameFi
  1. Yang pertama, dapet daily active user susah setengah mati. CryptoKitties merekam transaksi hingga 180.000 transaksi dengan 140.000 daily active user. Tapi kehilangan 90% usernya setelah beberapa bulan di tahun 2018.
  2. Yang kedua tantangannya NFT mahal. Untuk mainin game blockchain, pasti perlu karakter yang berupa NFT, atau item, atau senjata. Semuanya berupa NFT. Meskipun beberapa game free-to-play. Tapi kalau mau terus memainkan gamenya, mau tidak mau kita harus keluar modal untuk beli NFT-nya. Entah itu Armor atau karakter baru mungkin. Untuk beberapa orang, hal ini masih inaccessable. Karena mahal. Tapi saat ini udah ada solusi untuk mereka yang pengin main tapi tidak punya modal NFT-nya. Teman-teman bisa ikut scholarship dari guild games. Guild games ini boleh dibilang bandargame atau bisa juga Dibilang broker game. Yang mempertemukan pemilik NFT yang menyewakan NFT-nya dengan player.
  3. Yang ketiga masalahnya adalah Gas fee-nya mahal. Ini tantangan untuk game-game yang berjalan di atas ethereum. Tapi mereka sekarang juga bisa pakai Side chain seperti matic atau bahkan punya side chain-nya sendiri seperti axie.
  4. Yang keempat, potensi di-hack. Yang baru saja terjadi nih. Wallet axie Infinity Ronin, di-hack oleh Maling. Dan kehilangan lebih dari 600 juta dollar. Salah satu yang paling besar sepanjang sejarah DeFi. Hampir 9 triliun. Ini juga jadi hack terbesar yang ada dalam sejarah GameFi. semoga saja kejadian ini bisa jadi pelajaran untuk platform-platform game yang lain. Tapi dari semua malasalh itu, GaemFi juga jadi gamechanger. Jadi sebuah industri baru dengan pasar yang sangat besar. Bahkan unlimited.

Mengapa GameFi Jadi Game Changer

3 Alasan Kenapa GameFi Jadi Game Changer
  1. Yang pertama ada real estate Game. Untuk pertama kalinya, para gamer bisa punya hak atas aset-aset di dalam gamenya. Aset ini bisa dijadikan investasi seperti real estate tapi dalam bentuk digital atau virtual. Yang tentu saja juga bisa mendatangkan uang dengan berbagai metode. Bentuknya Bisa macem-macem. Bisa item yang dikonsumsi di game, karakter game, Armor, senjata, fragmen dari Armor, tanah virtual, trading card, dan masih banyak lagi.
  2. Yang berikutnya ini adalah impian para gamer. Kalau dulu nih, kalau kita kaya di game, sukses di game, ya cuma sebatas di game aja. Sekarang, poin yang kita punya di game bisa diuangkan dengan mudah, dibelanjakan, bahkan diinvestasikan dalam bentuk aset riil di dunia nyata. Kini profesi jadi gamer itu bahkan lagi trend. Di negara-negara seperti Vietnam, Filipina, dan India.
  3. Yang berikutnya, kita bisa investasi sambil bermain di GameFi. Kita bisa play to earn istilahnya. Main game dapat uang. Uangnya memang berupa token crypto yang nantinya bisa kita tukarkan dengan uang beneran. Nah, saat ini kita di Indonesia lagi bangun komunitas game kita. Ya semoga saja jadi gamechanger untuk komunitas game. tidak hanya di Indonesia, tapi di dunia.

Bagaimana Masa Depan GameFI?

Hampir semua Venture capitalist mencurahkan dananya ke GameFi. Bahkan ada sebutan khususnya. IGO, Initial game offering. Tapi yang pasti, tidak semua game akan sesukses GameFi yang udah ada seperti axie atau decentraland. Rumus pareto tetap berlaku. Dari 100 game yang di-launch, saya yakin yang sukses cuma 20 aja. Dan dari 20, mungkin yang sampai bisa bener-bener nyaingin axie cuma satu. mengapa? Karena uang para user itu terbatas. Dan untuk beli NFT dan mainin gamenya pasti perlu dana yang cukup besar juga. Dan sektor ini emang udah sangat berdarah-darah. Tiap minggu mungkin ada 10 game yang di Launch. Semuanya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Makanya teman-teman juga harus pilih Project dan jujur tidak semuanya bagus. Kalau saya investasi, saya tidak invest di NFT-nya atau di projectnya. Saya investasi di timnya. Perusahaan yang bagus, produk bagus, tapi kalau direksi, tim-nya tidak oke ya percuma aja.

Jangan lupa, di tahun 1983 ada Crash yang disebabkan oleh market video game. Di tahun itu, market dibanjiri dengan banyak video game. Tapi minim kualitas. Banyak game yang projectnya buru-buru, banyak Bugs, dan engineer ditekan untuk memproduksi game asal jadi. Seperti pacman dan E.T. yang bikin Atari harus melakukan refund dan melakukan pembatalan besar-besaran dari retailer. Dari tujuh juta unit yang diproduksi oleh Atari, setengahnya dikembalikan. Crash yang disebabkan video game ini, membuat pendapatan video game drop 97% dari puncaknya 3,2 milyar US Dollar menjadi 100 juta USD saja di tahun 85. Juga salah satu faktor lainnya, itu juga karena masuknya konsol dari Jepang. Yaitu Nintendo. Dan PC yang juga udah mulai bisa mainin game.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
Categories

Free Tools To Use

Instant Article

Create Articles (as quick as lightning) In less than 1 minute 100% Unique and Fresh, Guaranteed to pass Plagiarism / Copyscape Safe for Adsense Blogs or any article content

Rewrite Article

With AGP Make 3,000 Words Pillar Articles + Only 5 Minutes. Rewrite Long Articles Immediately Fresh and Unique Pass Copyscape Safe for Adsense Blog