DotCom Bubble Sejarah Hancurnya Bisnis Internet Era Tahun 2000

Daftar Isi & Table Content

DotCom Bubble Sejarah Hancurnya Bisnis Internet Era Tahun 2000, 20 tahun yang lalu pernah terjadi sebuah gelembung spekulasi di saham-saham di amerika yang mengusung project teknologi internet dengan nama akhiran dot com beberapa project yang dilahirkan saat itu dan berhasil bertahan saat ini emang jadi raksasa digital kayak amazon, google, ebay, dan juga yahoo tapi ribuan project lainnya yang dianggap bakalan jadi raksasa internet akhirnya malah jatuh bangkrut dan tidak pernah kedengeran lagi sampai sekarang akibatnya, banyak banget investor yang rugi karena terlalu banyak berspekulasi pada dotcom, gimana sih ceritanya dotcom bubble itu ? kok, bisa agak mirip yah dengan narasi sekarang.

DotCom Bubble Sejarah Hancurnya Bisnis Internet Era Tahun 2000
  • Sejarah Awal Mula Terjadinya Bubble Dotcom

Di tahun 90an, internet mulai bisa diakses sama publik terus di tahun 1993 graphical web browser pertama bernama mosaic dirilis terus disusul lagi , sama kehadiran browser lain kayak netspace sampai internet explorer pertumbuhan pengguna internet pesat banget waktu itu di tahun 90 di bumi ini cuma ada 2.6 juta orang saja yang punya akses internet, 5 tahun kemudian di tahun 95 jumlahnya naik jadi 44 juta dan naik lagi sampai 412 juta pengguna di tahun 2000 pertumbuhan ini pesat banget jauh lebih pesat dibanding pertumbuhan pengguna radio dan tv saat masih jadi teknologi baru.

  • Dotcom Memasuki Tren Generasi Teknologi Internet

Saat itu dunia memasuki tren generasi internet hebohnya internet ini juga mendorong masyarakat buat membeli komputer berdasarkan data Department of Labor Amerika Serikat tingkat kepemilikan komputer di rumah tangga/keluarga di Amerika Serikat tumbuh dari 15% di tahun 90 jadi 35% di tahun 97 status komputer juga mulai bergeser dari yang tadinya barang mewah terus mulai bergeser gitu jadi barang kebutuhan primer yang mendasar melesatnya jumlah pengguna internet sampai naik-nya jumlah rumah tangga/keluarga yang punya komputer akhirnya ngelahirin sebuah market baru yang siap disodorin produk berbasis internet terciptalah peluang bisnis baru perusahaan dotcom di tahun 95, netscape.

Perusahaan dotcom listing di bursa saham amerika saat itu, banyak banget investor yang berminat, buat beli saham tersebut di hari pertama listing di bursa harga saham netscape naik dari $28 perlembar-nya jadi $58.25 kenaikannya lebih dari 100% dalam 1 hari perdagangan saja. netscape, sebuah perusahaan dotcom yang pendapatannya belum besar masih mencatatkan kerugian bisa punya market cap $2.9 miliar kesuksesan ipo netscape saat itu jadi contoh kalau perusahaan tidak harus untung dulu supaya bisa sukses melantai di bursa yang orang pikirkan saat itu adalah kalau misalnya di masa depan perusahaan tersebut bisa bertumbuh pesat seiring dengan pesatnya kenaikan jumlah pengguna internet ya.

Sampai pada akhirnya perusahaan tersebut pasti bakalan untung besar jadi, tidak apa kalau masih rugi saat itu, orang2 bener2 lagi terbuai sama euforia teknologi baru banyak banget perusahaan dotcom yang lahir dan nawarin sebuah model bisnis yang lebih efisien dari bisnis konvensional.

Beberapa contohnya kayak priceline.com dia nawarin kursi pesawat yg tidak laku terjual jadi mereka nawarin kursi pesawat yang tidak laku itu secara online dan masyarakat bisa nawar harga buat kursi yang tidak laku tersebut pihak maskapai diuntungin yah tentu, karena kursi kosongnya kan jadi terjual disisi lain masyarakat juga happy, soalnya mereka bisa dapetin tiket dengan harga lebih murah selain itu ada juga globe.com ini kayak facebook tahun 90an gitu di mana , orang bisa punya halaman profilenya sendiri terus bisa berinteraksi sama orang yg punya kesamaan interest selain itu, ada juga cosmo.com yang nyediain pemesanan dan pengiriman barang, kayak makanan sampai dvd sebagian perusahaan dotcom yang baru seumur jagung itu pake pendanaan dari vc dan juga investor gitu, buat nopang biaya operasional setelah itu berbondong-bondong melantai di bursa saham oya, buat tambahan informasi aja saat itu suku bunga di Amerika lagi rendah terus ada juga aturan untuk meringankan pajak yang didapet dari capital gain.

  • Dotcom Menjadi Euforia Saham Teknologi Baru

Teknologi baru, euforia saham dotcom rendahnya suku bunga, sampe keringanan pajak untuk capital gain semua kondisi tersebut jadi bahan bakar buat spekulasi di pasar saham semua orang berlomba buat beli saham dotcom spekulasi tersebut makin gencar karena peran media yang sering banget ngebahas tentang teknologi baru sampai para analis terkenal yang sering banget ngasih ekspektasi positif bahkan ngerekomendasiin buat beli saham perusahaan dotcom contoh analis yang terkenal saat itu namanya Henry Bludget di tahun 98, pas harga saham amazon $242 perlembarnya Bludget memprediksi kalau harga saham tersebut bisa naik sampai $400 perlembarnya nah, sesaat setelah statement bludget tersebut saham amazon naik dari $242 perlembar sahamnya jadi $289 perlembarnya cuma dalam waktu 1 hari saja kebayang dong gimana sih antusiasme orang terhadap saham dotcom yang orang2 pengen saat itu antara bangun bisnis dotcom atau trading saham perusahaan dotcom bahkan saat itu banyak juga, pihak yang sampe keluar kerjaannya dan jadi trader atau spekulator saham soalnya ya trading saham dotcom saat itu menawarkan potensi keuntungan yang gede banget.

  • Peristiwa Bubble Dotcom Membuat Banyak Orang Menjadi Kaya Mendadak

Banyak orang kaya baru yang dapetin uang dari perusahaan dotcom entah itu dari bisnis dotcom atau trading saham dotcom di bulan oktober 1999 analis Morgan Stanley Mery Meeker mencatat , kalau market cap 199 perusahaan dotcom senilai $450 miliar dolar Amerika buat gambaran aja saat ini market cap ihsg itu ada di angka Rp.7000 triliun atau kira2 setara sama $480 miliar dolar luar biasa banget kan? terus… gimana dengan pendapatannya ? 199 perusahaan dotcom yang saat itu listing di bursa punya pendapatan $21 miliar dolar dengan keuntungan sebesar ?secara akumulasi belum untung mereka masih mencatatkan kerugian sebesar $6.2 miliar dolar pe-ratio atau pe-nya itu negatif. kok bisa rugi sih ? kan internet lagi booming banget saat itu ? harusnya untung dong… jadi kira2, saat itu perusahaan dotcom bisa dapetin uang $10 percustomer tapi biaya akuisisinya $60 – $80 para perusahaan dotcom bener-bener jor-joran buat marketing dan menggaet customer baru puncak dari pesta jor2an bakar uang perusahaan dotcom adalah saat superbowl di januari 2000.

Saat itu, ada 21 slot iklan yg diisi sama iklan perusahaan dotcom masing2 dr mereka bayar kira2 $2.2 juta dolar perslot iklan yang rata2 cuma tayang sekitar setengah menit , perusahaan yang bahkan masih merugi tersebut menghambur-hamburin jutaan dolar buat iklan yang cuma 30 detik saja di ajang superbowl di tahun 2000 itu juga harga saham dotcom mencapai puncak tertingginya saat itu indeks saham nasdaq ngalamin kenaikan sebesar 582% dari januari 1995 – maret tahun 2000 spekulasi dan euforia teknologi baru ini akhirnya bikin saham2 dotcom dihargai sangat mahal banget bahkan jauh melebihi nilai intrinsiknya.

  • PuncakTerjadinya Bubble Dotcom

Di sini mulai seru para analis di wall street juga mulai ngasih rekomendasi buat wait and see atau bahkan ngurangin posisi di saham dotcom alesannya ya, karena harga sahamnya udah bener-bener kemahalan apa yang terjadi ? aksi jual besar2an saham perusahaan dotcom, sesuai hukum ekonomi kalau banyak yang mau jual, tapi tidak ada yang mau beli ya, harganya bakal turun , saham dotcom yang belum nunjukin kinerja yang profitable dalam jangka panjang ini ngalamin penurunan yang luar biasa banget karena derasnya aksi jual yang dilakuin sama para investor entah itu ritel atau institusi indeks nasdaq turun sekitar 75% dari maret tahun 2000 – oktober 2002 triliunan dolar hilang musnah seketika orang2 kehilangan uangnya perusahaan dotcom mulai nyatain kebangkrutannya dan dilikuidasi kayak Pets.com, Webvan, Boo.com, dan eToys ada juga perusahaan yg akhirnya diakuisisi di sisi lain tentu aja ada juga perusahaan2 yg berhasil survive saat dotcom bubble.

Sebagian perusahaan yang berhasil survive tersebut sekarang jadi raksasa teknologi yang sukses banget contohnya kayak amazon, ebay, etrade, microsoft, qualcomm, dan juga cisco seiring waktu mereka berhasil ngebuktiin kalau bisnis yang mereka bangun benar2 punya nilai utilitas dan juga bisa profitable bahkan saat ini saham2 teknologi mendominasi market cap di s&p500, sebesar lebih dari 25%.

  • Apakah Teknologi Blokchain, NFT dan Crypto Sekarang Akan Sama Dengan Dotcom

Balik lagi ke kondisi saat ini bisa jadi mungkin semua bentuk project digital saat ini adalah sebuah fase yang perlu kita cermati dari kacamata sejarah bahwa ketika euforia terjadi emang bakalan ada banyak banget project yang seolah-olah kelihatan positif tapi pada akhirnya waktulah yang bisa ngebuktiin mana project digital yang emang digarap serius sama sistem manajemen yang baik dan mana project yang cuma spekulasi sesaat saja saat euforia perusahaan dotcom 20 tahunan yang lalu ada banyak banget narasi sumbang ke para investor fundamental yang dianggap ketinggalan jaman bahkan saat itu ajaran Benjamin Graham dan Warren Buffett dianggap udah tidak relevan lagi dan udah terlalu kuno tapi apa kenyataannya ? setelah dotcom bubble pecah dan krisis global 2008 Warren Buffett justru malah semakin kaya dan sempat jadi orang no.1 terkaya di dunia di tahun 2009.

  • Kesimpulan

Semoga cerita ini bisa jadi refleksi sejarah yang baik bagi kita semua buat kamu sendiri, kira2 apa project digital yang bisa terus bertumbuh dalam jangka panjang dan jadi the next amazon dan the next google di 20 tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
Categories

Free Tools To Use

Instant Article

Create Articles (as quick as lightning) In less than 1 minute 100% Unique and Fresh, Guaranteed to pass Plagiarism / Copyscape Safe for Adsense Blogs or any article content

Rewrite Article

With AGP Make 3,000 Words Pillar Articles + Only 5 Minutes. Rewrite Long Articles Immediately Fresh and Unique Pass Copyscape Safe for Adsense Blog