Apakah Cyrus adalah Zulkarnain Yang disebut di dalam Al-quran?

Daftar Isi & Table Content

Apakah Cyrus adalah Zulkarnain Yang disebut di dalam Al-quran?, Di BAB ke 2 Ini Melajutkan bab 1 sebelumnya tentang Keluarga Konglomerat yang Penuh Konspirasi Tuan Muda rothschild. sekarang saya akan membahas Zulkarnain dan kaisar Cyrus apakah keduanya adalah orang yang sama. Yang pertama kita akan bahas tentang Zulkarnain.

Apakah Cyrus adalah Zulkarnain Yang disebut di dalam Al-quran?
Apakah Cyrus adalah Zulkarnain Yang disebut di dalam Al-quran?

Siapa itu Zulkarnain? Zulkarnain merupakan sebuah tokoh legenda, di dalam kitab suci agama-agama Abrahamik, dari Judaism, dari Kristen, sampai ke Islam. Di Islam sendiri, Zulkarnain diceritakan di dalam surat Al-Kahfi banyaknya. Di ayat 80an sampai 100 itu menceritakan tentang Zulkarnain yang bertemu dengan Gog and Magog. Di trilogi akhir jaman ini, saya akan banyak mencari sumber dari kitab suci, dari sejarah, dan juga dari sains. Sekarang kita jawab dulu, siapa itu Zulkarnain?

Siapa itu Zulkarnain?

Diceritakan di Al-Quran di ayat 84 dan 85, Zulkarnain adalah seseorang yang punya kedudukan di muka bumi, dan jalan dia itu selalu dimudahkan oleh Tuhan, oleh Allah SWT. Jadi diceritakan dia ini punya kerajaan, dia seorang raja, dan dia pergi ke arah barat, Dia pergi ke tempatnya matahari terbenam. Bisa dibilang, di ujung kerajaannya. Di tempat di mana matahari itu terbenam. Di laut yang berlumpur hitam. Lautnya warnanya hitam. Dan dia menemukan suatu kaum yang tidak beragama. Agama di sini bukan agama Islam, Kristen, atau Yahudi ya. Ini artinya agama yang percaya pada Tuhan, yang monoteis yang satu. Dan setelah dia pergi ke arah barat, dia pergi lagi ke tempat lain. Dia pergi ke tempat matahari terbit. Dia pergi ke timur dan menemui sekelompok orang-orang yang bisa dibilang, dikatakan di Quran bahwa kaum ini tidak punya pelindung untuk kepala mereka. Ditafsirkan bahwa ini kaum yang nomaden, Karena mereka hidup berpindah-pindah, mereka tidak punya rumah yang pasti. Mereka tinggal di tenda-tenda, mereka merupakan kaum nomaden.

Zulkarnain Raja Saleh Penguasa Dunia Barat dan Timur

Jadi dia awalnya pergi ke arah barat, ke tempat di mana ada Laut Hitam, tempat matahari terbenam di arah barat, dan akhirnya pergi ke timur, menemui kaum-kaum yang tidak punya rumah, kaum nomaden. Dan akhirnya dia pergi lagi ke arah yang lain. Dia pergi sampai ke tempat di antara dua gunung, Dan didapatinya, di belakang kedua gunung tersebut, Ada kaum yang dia tidak mengerti sama sekali bahasanya. Jadi biasanya kalo kita di era medieval, di dalam kerajaan antar kerajaan itu, Meskipun bahasanya berbeda, tapi pasti ada seorang translator yang bisa menerjemahkan antara dua bahasa. Misalnya, kerajaan Khilafah Islam bertemu dengan kerajaan Romawi. Meskipun bahasa mereka berbeda, Pasti ada translator yang bisa menyambungkan antara Raja Romawi dengan Raja Islam. Jadi mereka bisa ngobrol. Tapi ini tidak. Ini dikatakan, setelah pergi yang ketiga ini, Dari ke barat dulu, abis itu ke timur, abis itu dia pergi ke antara dua gunung, Dia bertemu di antara dua gunung ini di belakangnya, didapati kaum yang tidak bisa memahami pembicaraan dia. Artinya, Kaum yang bener-bener beda secara linguistik dia, Dan mungkin sebelumnya tidak pernah terjadi pertukaran budaya, sampai-sampai mereka tidak punya translator untuk menterjemahkan bahasa mereka.

Zulkarnain Pemimpin Yang Hebat Yang DI ceritakan Al-Quran

Jadi dari cerita tadi, kita bisa simpulkan ciri-ciri Zulkarnain salah satunya adalah, Dia merupakan seorang pemimpin yang hebat, karena diceritakan di Al-Quran pun, dia memang pemimpin yang dimudahkan jalannya. Dia mempunyai kerajaan yang luas, karena dia pergi sampai ke barat, ke timur, ke tempat yang ada dua pegunungan. Diceritakan juga di surat Al-Kahfi tadi bahwa dia merupakan seorang raja yang mendirikan tembok untuk menghalang Gog and Magog. Jadi diceritakan saat dia bertemu dengan kaum yang tidak mengerti pembicaraannya, Kaum tersebut menggunakan bahasa tangan lah, bisa dibilang menggunakan bahasa isyarat, Menceritakan bahwa, “Zulkarnain, tolong nih. Ada sekelompok Yajuj dan Majuj. Kalo dalam bahasa Inggris, Gog and Magog.” “Dia ini merupakan makhluk yang membuat kerusakan di muka bumi. Bisa ngga kita bayar kamu untuk membuatkan dinding penghalang supaya Gog and Magog ga ganggu kita?” Kata kaum yang dia ngga mengerti bahasanya ini nih.

Zulkarnain membuat Dinding Penghalang Untuk Menghalangi Kaum Perusak

Zulkarnain setuju untuk membantu kaum ini untuk mendirikan sebuah tembok di antara pegunungan tersebut untuk menghalangi masuknya Gog and Magog. Karena Gog and Magog ini dikenal sangat sadis, brutal, dan juga haus darah. Jadi bisa dibilang bahwa Zulkarnain juga takut dengan Gog and Magog. Kenapa? Karena kalo dia berani, dia akan melawan. Tapi Zulkarnain berfikir tiga kali untuk ngelawan Gog and Magog, dan akhirnya dia memutuskan untuk mendirikan tembok dibanding untuk melawannya. Gog and Magog ini merupakan suku yang dominan barbar. Singkat cerita, dijadikanlah tembok yang menghalangi Gog and Magog untuk memasuki kawasan dari kaum tersebut dan juga memasuki kawasan Zulkarnain. Zulkarnain bilang bahwa, “Tembok ini ada karena rahmat dari Tuhanku, dari Allah. “Dan tembok ini akan ada sampai nanti Tuhanku sudah tidak mengizinkannya, maka tembok ini akan runtuh.” Tembok ini akan tiada nantinya. Jadi tembok ini bukan tembok yang bertahan selamanya, melainkan tembok yang juga akan hancur nantinya. Siapa Gog and Magog? Gog and Magog merupakan juga seperti kita, manusia, kaum Bani Adam juga. Banyak dongeng-dongeng yang terlalu berubah-ubah, terlalu banyak dibumbui sampai akhirnya tercipta sebuah stigma bahwa Gog and Magog ini adalah sebuah monster. Monster yang tinggal di pegunungan, di dalam gunung, tinggal di Antartika, tinggal di mana pun…

Siapa Itu Gog Dan Magog

Sebenernya bukan. Sebenernya dia bukan monster, dia bukan monster bertangan sepuluh, bukan. Dia merupakan Bani Adam juga, sama seperti kita. Buktinya apa? Buktinya ada sebuah hadist yang menceritakan nanti di judgment day, di hari penghakiman, Bahwa nanti Nabi Adam akan diminta oleh Allah untuk mengeluarkan batsunar, orang-orang penghuni neraka, dan Nabi Adam bertanya, “Siapa itu?” Allah menjawab, “Dari 1000 orang, ambil 999 orang, karena mereka itu merupakan orang yang zalim,” “…yaitu Gog and Magog.” Jadi jelas bahwa Gog and Magog ini merupakan kaum dari Bani Adam. Yang memang tidak jelas siapa itu orangnya. Dan dari cerita Zulkarnain di Al-Quran itu, kita tau bahwa Zulkarnain itu tinggal di dekat pegunungan tadi. Pegunungan yang bisa dijangkau oleh dia, di mana dia membangun tembok untuk menghalangi Gog and Magog masuk ke dalam area tersebut.

Zulkarnain Adalah Sebuah Julukan The Man With The Two Horns

Zulkarnain sendiri itu bisa dibilang memiliki arti bukan nama dia, tapi merupakan sebuah julukan. Zulkarnain, artinya, The Man With The Two Horns. Orang yang mempunyai dua tanduk. Dua tanduk ini entah dua tanduk sebagai helm, atau dua tanduk sebagai kiasan. Dikatakan cocokin dengan sejarah gitu ya. Nah, tadi itu merupakan kisah Zulkarnain jika kita teliti dari Al-Quran.

Bab yang selanjutnya, kita akan menceritakan dulu kisah Nabi Nuh.

Source : YT Gamal Ganteng Maksimal

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
Categories

Free Tools To Use

Instant Article

Create Articles (as quick as lightning) In less than 1 minute 100% Unique and Fresh, Guaranteed to pass Plagiarism / Copyscape Safe for Adsense Blogs or any article content

Rewrite Article

With AGP Make 3,000 Words Pillar Articles + Only 5 Minutes. Rewrite Long Articles Immediately Fresh and Unique Pass Copyscape Safe for Adsense Blog