Apa Jadinya Jika Dunia Menjadi Satu Negara?

Daftar Isi & Table Content

Apa Jadinya Jika Dunia Menjadi Satu Negara?, Sebuah pertanyaan yang mungkin, terdengar bodoh dan mustahil terwujud Tapi, kalau baca sejarah dari dulu sampe sekarang, manusia itu selalu punya ambisi buat nguasain dunia Ada banyak raja, ratu, kaisar, sultan dan pemimpin lain yang ngelakuin segala cara biar kekuasaannya bisa tetep eksis,  berusaha bikin dunia ada di genggaman mereka. Beberapa lumayan berhasil, ada juga yang lainnya,  gagal total.

Apa Jadinya Jika Dunia Menjadi Satu Negara
Apakah Bisa Jika Seluruh Dunia Ini Menjadi 1 Negara

Tapi di era seperti sekarang, di tengah kemajuan teknologi dan informasi yang paling canggih sepanjang peradaban manusia – mungkinkah ide gila itu bisa terwujud? Jadi, ide gila tadi emang terdengar seru. Tapi, tentunya tidak segampang itu! Karena ngejadiin dunia jadi satu negara itu nyatanya ngelahirin lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Kayak misalnya, iya, mungkin ngga bakal lagi ngalamin bentrok antar negara – tapi jadi akan seperti apa politik dunia nantinya? Bakal akan kayak gimana sistem pemerintahan yang ada? Apakah republik – kayak banyak negara dunia – termasuk negeri kita sekarang? Atau dunia bakal dipimpin sama seorang raja yang sepenuhnya berkuasa kayak negara tetangga kita yang kaya raya tapi ngga punya kebebasan berbicara.  Karena, sistem pemerintahan itu berkaitan sama ideologi negara yang nantinya ngatur dari mulai kehidupan sehari-hari sampe ke isu sensitif. Misalnya, gimana pandangan negara satu dunia tentang aborsi, pernikahan sesama jenis, aturan soal senjata, sampe kebebasan beragama.

Bagaimana Cara Menerapkan Hukum Jika seluruh Dunia Menjadi 1 Negara

Terus, gomongin aturan juga pasti ngomongin hukuman  dan sistem hukum seperti apa yang akan kita sepakatin? Misalnya hukuman paling kontroversial  yang kita termasuk minoritas di dunia. Oke, oke, sekarang coba kita misalin aja si negara dunia ini pake sistem demokrasi,  tapi lagi-lagi gimana caranya ngedefinisiin keadilan dan ngerancang sistemnya? Gimana kita nyeimbangin suara antara warga India dan warga Singapura biar adil waktu pemilu? Sebuah pertanyaan yang bangsa kita pun masih belum selesai menjawabnya.

Sistem Ekonomi Yang DI pakai Kalau Seluruh Dunia Menjadi 1 Negara

Sisi ekonomi juga gak kalah bikin pusingnya. Negara paling kaya sampe paling miskin bakal jadi satu. Terus juga, anggaran belanja negara bakal dipakai buat apa? Fokus buat jaga kualitas pendidikan di Finlandia, atau buat nyudahin krisis kemanusiaan di Yaman? Karena, tiap wilayah punya kebutuhannya masing-masing, apa yang akan diprioritasin? Dan tentunya, kita perlu nentuin mata uang mana yang bakal kita pake! Oke, terus, kayak Yunani di tahun 2008 yang krisisnya ngerugiin seluruh mata uang Euro di Uni Eropa apakah setitik krisis bakal jadi efek domino sedunia? Lalu, nggak cuma mata uang, kita juga mesti mutusin bahasa resmi dunia. Mau pakai apa? Bahasa Inggris emang bahasa internasional, tapi dari jumlah, bahasa Mandarinlah yang paling banyak digunain di dunia.

Di Mana Letak Ibu Kota Bila Dunia Menjadi 1 Negara

Lalu, di mana letak ibu kota juga yang jadi pusat pemerintahan dunia? Apakah di negara-negara yang sekarang jadi raksasa, atau justru yang paling netral? Andai mau cari yang di tengah-tengah, muncul pertanyaan lain yang bikin mikir lagi: di mana tengah dunia? Oke oke, semua pertanyaan tadi baru sedikit banget dari seribu ribuan pertanyaan lain yang masih perlu kita pikirin. Dan mungkin, akhirnya kita memang belum siap dan belum butuh pemerintahan dunia sekarang. tapi meskipun begitu, sebenernya mungkin ada juga banyak hal positif yang bisa muncul kalo dunia itu bergabung jadi satu.

Kesimpulan

Misalnya, kemajuan dan penyebaran vaksin gak perlu dipengaruhi politik yang bikin ada kesenjangan. Krisis iklim itu juga nyerang satu dunia, gak peduli kita dari partai mana atau suku apa. Dan kalau suatu hari ada ancaman dari luar angkasa, kita semualah yang mesti bersatu untuk ngejamin keselamatan umat manusia. Ya, sains mungkin lebih maju karena gak mandang manusia secara beda-beda. Oke, sekarang, rasanya kita perlu nanyain hal yang justru perlu dibahas pertama-tama. Apakah pemerintahan dunia adalah yang kita butuhin? Apakah itu bisa nyelesaiin masalah? Atau justru. lagi-lagi itu cuma hasrat manusia untuk naklukin segalanya?.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Telegram
WhatsApp
Categories

Free Tools To Use

Instant Article

Create Articles (as quick as lightning) In less than 1 minute 100% Unique and Fresh, Guaranteed to pass Plagiarism / Copyscape Safe for Adsense Blogs or any article content

Rewrite Article

With AGP Make 3,000 Words Pillar Articles + Only 5 Minutes. Rewrite Long Articles Immediately Fresh and Unique Pass Copyscape Safe for Adsense Blog